Minggu, 24 Mei 2009

Pagi Ini Semakin Membuatku Menk

Pagi Ini Semakin Membuatku Menk

Jika Jogjakarta terkenal denga sebutan kota reklamen maka aku tak jauh beda dengan Jakarta. The one thousand problem city, so is myself. Akeh bece’an. Musimnya paethe lagi, kenapa juga orang2 pada merid di waktu yang bersamaan. Apa memang musim pancaroba seperti saat ini menjadi siklus yang tepat untuk melakukan *usaha menjaga kelestarian keturunan*.

Dari kemarin sudah tak terhitung sudah berapa banyak gadoq thing yang sudah aku rencanakan sebelumnya. Mulai dari mem-posting file ke blog hingga rencana kecil2an semua berantakan entah gara2 apa. Yang jelas sat ini aku semakin paethe sekaligus semakin boros[untuk ukuranku].

Ada satu hal lagi yang menambah kondisiku semakin semrawut. Sensor bau di kepalaku beberapa hari ini kurang ready on, sampai klimaksnya liquides kental itu pun keluar dari persembunyiannya[meski sedikit malu2 yg bikin aku malu].

Keadaan seperti ini benar2 membawaku ke titik nadir, eh salah ding, titik nadar yang aku maksudkan. Benar2 memaksaku mengucapkan sumpah Amukti Apa-Apa.

*If I……*

*Seandainya aku….*

*Jika saja gw…….*

Pokoknya macem2 sumpah serapah yang aku jadikan sarapan.

- _-_-_-

180509

Tidak ada komentar:

Posting Komentar