Minggu, 24 Mei 2009

Me, She And Smile

Me, She And Smile

It should typed me, they and smile, cz something happened to me involved the 1st she, 2nd she and 3rd she.

1st she or dia[ cewek yg pertama]

Pasti senyam-senyum saat ada tau kalo orang yang nerima sms nyasarnya aku. Alasanya paling ga smsnya ga nyasar ke om” atom bah”. Yang jelas wajahnya yang…..???[ga ke terusin karena saat ini terjadi aku lom tau secantik abdinya PRAJNA PARAMITHA ato siapalah…] akan tersenyum sangat lebarrrrrr jika saja tau kalo aku “….[sensor aja deh]....”.

2nd she

She always smile to me, although it not I need. Over smile and it remembered me to the my childhood dark memory. Senyumnya 13 kali 7 persen iderntik dengan seseorang yang pernah membuat diriku untuk pertama kali mengenal kata BT.

3rd she

Wah if only it is fact, OMG…….. apa kata dunia…?????

Tapi pikiran itu sebenarnya terlalu jauh, bahkan bukankah jika Dunia bingung berkata, Semesta masih bisa berkata.

Pokoknya akan jadi headline panas selama berminggu” jia gara” ulahnya diriku menjadi the flying peacock on the sky, singing the smooth song……. And Blayang ngga karuan.

Yang jelas……….

When I met her

My heart was keder

When she spoke to me, i 12 call mamy… mamy…

But I may not happen…

I known who myself is

And she…..

Pokoknya tidak

yang terpenting *Bukan Dia Tidak Cocok Denganku*, tapi kenapa aku telah ngelantur kesana kemari. Ughhh …

Pagi Ini Semakin Membuatku Menk

Pagi Ini Semakin Membuatku Menk

Jika Jogjakarta terkenal denga sebutan kota reklamen maka aku tak jauh beda dengan Jakarta. The one thousand problem city, so is myself. Akeh bece’an. Musimnya paethe lagi, kenapa juga orang2 pada merid di waktu yang bersamaan. Apa memang musim pancaroba seperti saat ini menjadi siklus yang tepat untuk melakukan *usaha menjaga kelestarian keturunan*.

Dari kemarin sudah tak terhitung sudah berapa banyak gadoq thing yang sudah aku rencanakan sebelumnya. Mulai dari mem-posting file ke blog hingga rencana kecil2an semua berantakan entah gara2 apa. Yang jelas sat ini aku semakin paethe sekaligus semakin boros[untuk ukuranku].

Ada satu hal lagi yang menambah kondisiku semakin semrawut. Sensor bau di kepalaku beberapa hari ini kurang ready on, sampai klimaksnya liquides kental itu pun keluar dari persembunyiannya[meski sedikit malu2 yg bikin aku malu].

Keadaan seperti ini benar2 membawaku ke titik nadir, eh salah ding, titik nadar yang aku maksudkan. Benar2 memaksaku mengucapkan sumpah Amukti Apa-Apa.

*If I……*

*Seandainya aku….*

*Jika saja gw…….*

Pokoknya macem2 sumpah serapah yang aku jadikan sarapan.

- _-_-_-

180509

Waktu lagi ngaca…..!!!!!

Waktu lagi ngaca…..!!!!!

Ku buka mulutku, cermin persegi yang menempel di teralis jendela harus rela mencium aroma mulut yang wahh…..?? baru bangun tidur pasalnya. Aku amati, apa yang terjadi pad wajahku, sudah beberapa hari ini ada sinyalemen gerakan bawah tanah di dalam mulut.

Wowww…… ternyata ada satu gigi lagi yang tumbuh, di barisan paling belakang sebelah kiri bawah. Wah, umur sudah 20 tahun masih ada gigi yang tumbuh? Syukur, berarti Tuhan memang Maha Pemberi, tapi kalau boleh memilih sih aku pingin ditambahin rejeki selain tumbuh gigi. Ya…. Paling tidak sahamku naik ato “DIA MAU SAMA AKU”. Tuhan memang terkadang genit ketika memancing perasaan kita. Ggak hanya dia seorang. Heh ….

Sobat, tau ga berapa jumlah gigiku sekarang?

Ahhh… sebenarnya aku ingin memberi tau pada kalian tapi kata orang-orang sich ga boleh ngasih tau jumlah gigi kita pada orang lain. Kalo jumlah hutang, suka-suka. Sapa tau ada yang berniat jadi dermawan.

[Sobat, gabungan kata yang tersusun menjadi kalimat dalam serangkum paragraph di atas aku tulis setelah isya di base camp PC IPNU/IPPNU banyuwangi 200309]

Aku teruskan ya…, setelah beberapa saat berhenti aku mau cerita lagi ne.

“Setelah sebelumnya kamis (19/03) kemarin aku mengalami apa yang aku sebut dengan,

The Fastest Fasting

Ceritanya aku puasa. Ya alasannya kepingin aja. Dimulai dengan kegiatan di waktu pagi yang bisa dibilang Narsis-meski sebenarnya pengertian narsis yang aku pakai serta yang sobat pakai kurang tepat kalo ditempatkan di kalimat seperti ini-. Aku memasak nasi dan mie untuk penghuni base camp. Cerita berlanjut hingga memasuki siang hari. Nokia 1200 communicator sehari-hari milikku berdering, 1 pesan diterima. Isinya pesan nanti sore di aula STM Negeri Banyuwangi ada apresiasi teater.

Aku percepat ya…. Schedule pun disusun akhirnya aku nyampe juga di halaman sekolah yang berdekatan dengan stasiun Karangasem tersebut. Setelah melewati ruang pemeriksaan (tiket) Sanitia( panitia,personal word,red.) memberriku sebotol teh, tanpa pikir panjang aku langsung meminumnya. Hingga pementasan hampir usai yang bersamaan dengan adzan magrib aku hanya mengkonsumsi minuman tersebut, sepiring mecem2 ubi rebus aku biarkan ingah-ingih di depanku. Sampai aku tersadar. Oooyhodink……..!! aku puasa hari ini. Mungkin aku meminum setengah jam lebih awal dari UUD yang berlaku. But it’s never mind, Tuhan Maha Adil”.

Akhirnya....

akhirnya....
setelah beberapa hari sibukkk, aku akhirnya bisa posting tulisan yang tercecer lama banget.
ugkhhhh...!!!
ga bayangin, di SMA dulu ngenet bisa anytime, fre. sekarang malah nggak.
tulisan berikut adalah kornab selamat dari banjir, banjir air..., banjir ini, itu pokoknya macem"